KUCAMPURKAN KAU DAN DIA DALAM DUNIAKU

Ada cerita hari ini  tentang harimu yang pilu. secangkir kopi sebagai penenang dalam tulisan ini. dimana bayang-bayang kelam mulai merambat tubuh yang dingin, namun tetap sejuk karena ditemani. bukan karena mengenangmu aku bahagia, namun karena menceritakan kepada dunia bahwa kita punya kisah. 
orang lain mungkin tak seberuntung kita, mempunyai sisi keindahan tersendiri yang hanya diketahui oleh dua alam (Ghaib dan Nyata) antara Galaksi yang dan Tata surya, antara Jiwa dan Roh, dan tentu saja antara hatimu dan hatiku. :D
seiring berjalannya waktu, ku mulai terhanyut dengan cinta yang baru. yang mengajarkan banyak hal dan tentu saja tak bisa kau ajarkan waktu itu. aku mulai berjalan menuju dunia yang padat, tak seperti padatnya Los Angelas atau padatnya sekitaran Menara Eifel, dan bahkan tak seperti padatnya DEMO besar-besaran 212 2017 lalu yang berlangsung di depan Monumen Nasional Jakarta. tapi padatnya antara semua Makhluk hidup yang tak bisa terlihat hanya dengan kasat mata Manusia Biasa. 
Dia bukan Kamu. 
Namun tak seperti Kopiku yang kunikmati hari ini, Kopi yang mempunyai Sisi pahit yang disebunyikan. tapi aku tau satu hal, bahwa Dia menyembunyikan hanya tak ingin membuatku Khawatir lebih dalam. hanya kadang terlintas di benakku bahwa "mengapa engkau sembunyikan itu?" Milikmu kini adalah milikku. milikmu harus kutau agar tak hanya tersirat dalam pikiranmu. 
kita manusia yang memiliki otak untuk berpikir bukan untuk menghayal. berpikir menatap masa depan yang cerah tentu saja. berpikir masa yang akan datang harus digenggam tentu saja. itulah guna dari manusia. menggunakan semua yang bisa dipergunakan. jangan hanya diam layaknya patung soekarno yang berdiri kokoh di banyak area Indonesia, jangan hanya diam layaknya rumah susun yang berpenghuni. 
mari menatap masa depan, bersama kita bisa. dan kita mulai hari yang baru untuk dinikmati bersama.

Komentar

Posting Komentar